SNS Drama Lifeskill competed in London School of Public Relation

By Charlista Selamatan

On the 23rd of February, St Nicholas School Theatre Lifeskill students participated in a competition. The competition is called Dramakala Fest 2018 held by London School of Public Relation. They went to their campus to compete there. Their play is entitled Misteri Harta Karun (Mystery of the Treasure) directed by Charlista Selamatan from 11 Business.The theme of the play is semi-comedic & patriotism.

It’s about an adventure of 4 teenagers who found a treasure in the middle of a jungle. Instead of a real treasure, they found Indonesian flag personified as a girl named Sang Saka who lost her identity. This play teaches us to appreciate and respect our country more.

The casts were Timmy Setiajaya as Komer- a man who is obsessed with social media and selfies, Jayslyn Kate as Pati – a teenager who’s boastful and loves to voice her opinions rather loudly, Darren Ho as Kor – a rich man who graduated from the university early and loves to wear rings, Michelle Harto as Dea ; the daughter of Komer’s colleague who is very smart but short tempered, Helena Kelly as the personified Indonesian flag Sang Saka who lost her identity, Clara Sioe as Fatmawati the woman who sewed the Indonesian flag, Wendy Vernandez as a veteran who fought hard for Indonesia’s independence & lastly James Antonio who played the narrator, the one who introduced and ended the story.

The students worked hard for this competition and even though the team didn’t bring home the prize, one of the casts- Timmy Setiajaya got nominated for the Best Actor Category. He is the youngest among the nominees.

“Sometimes competition is not about the winning or losing, it’s about the experience and the things you learn from there.”

LOMBA CERDAS CERMAT

Saint Nicholas menyelenggarakan kegiatan Lomba Cerdas Cermat tingkat SD  pada hari Senin tanggal 29 Januari 2018 kelas I –  III dan pada hari Selasa tanggal 30 Januari 2018 kelas IV – VI. Perlombaan ini memuat mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, IPA dan Musik. Kegiatan dimulai tepat pukul 08.00 –  11.00 WIB bertempat di Assembly Hall.

Cerdas cermat merupakan salah satu kompetisi di dalam dunia pendidikan untuk mengetahui kemampuan berpikir dan ketangkasan siswa dalam menjawab soal-soal secara cepat dan tepat. Dalam Lomba Cerdas Cermat ini terlihat jelas siswa berkompetisi tidak hanya berpikir cerdas dan cepat dalam menjawab soal, juga menuntut siswa untuk menganalisis dan membuat keputusan jawaban secara cermat dan teliti. Bagi peserta kelas satu mungkin ini pengalaman pertama bagi mereka untuk mengikuti Lomba Cerdas Cermat. Walaupun begitu mereka mampu mengikuti arahan dari para Juri. Mereka bekerjasama satu dengan yang lain untuk menjawab dan menghindari kesalahan.

Peserta lomba Cerdas Cermat kali ini diikuti dari 3 (tiga) siswa per-tim nya, yg mewakili masing-masing kelas.Lomba dibagi menjadi 2 (dua) Babak; babak wajib dan babak rebutan. Untuk babak wajib, tiap regu diberikan 5 (lima) soal, yang mana setiap  soal tersebut terdiri dari mata pelajaran yang berbeda. Pada babak ini setiap regu yang berhasil menjawab soal dengan benar dan tepat mendapat nilai 10, apabila jawaban nya salah atau tidak menjawab tidak mendapatkan nilai. Sementara untuk babak rebutan, soal yang diperebutkan adalah sebanyak 15 soal. Dibabak ini lah diperlukan kecepatan  siswa dalam menjawab soal yang diberikan dengan benar dan tepat. Jumlah Skor tertinggi hasil dari jawaban di babak wajib dan babak rebutan adalah pemenangnya.

Para peserta Lomba Cerdas Cermat begitu antusias untuk memberikan jawaban yang paling tepat sehingga mendapatkan nilai tertinggi. Perlombaan ini tidak hanya disaksikan oleh guru dan siswa tetapi ada orangtua yang terlibat dalam mendukung anak berkompetisi. Dengan motivasi teman sekelas, guru dan orangtua secara langsung akan membuat mereka semakin termotivasi dan lebih bersemangat dalam kompetisi.

Juara I mendapatkan Piala dan sertifikat, Juara II mendapatkan medali perak dan sertifikat,  dan Juara III mendapatkan medali perunggu dan sertifikat. Penyerahan hadiah  oleh Bapak Mujiono selaku Kepala Sekolah SD Saint Nicholas, Ms Theresa selaku Principal, Ibu Maria dan Ms Tanti selaku Head Teacher. Setelah penyerahan hadiah dilanjutkan dengan sesi foto. Para peserta cerdas cermat begitu bangga dapat berpartisipasi dalam kompetisi ini.

Diharapkan melalui kegiatan ini, siswa Saint Nicholas akan termotivasi untuk lebih giat belajar dalam meningkatkan prestasi akademik di sekolah. Dengan perlindungan Tuhan Yang Maha Esa dan dukungan serta kerja sama semua guru SD Saint Nicholas, perlombaan ini dapat terlaksana dengan baik.

 

“Kemenangan bukanlah prioritas utama dalam suatu perlombaan, tetapi juga dapat menjadi pengalaman dan motivasi diri untuk lebih baik”